sebelum aku mnarik n menghembuskn napas di jagat raya ini. aku tidak tau bicra sma siapakah aku..?? sama ibu? ayah..? atau seluruh keluarga yg menanti kehadiran q..!!?? smua itu tdak mungkin terjadi secara langsung dgn apa yg ku pikirkan sekarang. Dlam imaji ku yg tak pasti benar kenyataannya itu, aku merasakan ada gejolak jiwa dalam perjanjian suci yg hrus aku tepati...!! terlhat tak berbentuk, bersuara tak terdengar,,hanya imaji brani pastikan bahwa itu cahaya, dan suara suci penghantar janji di gumpalan raga yg suci..
trdengar cahya brkta, : “ Wahai engkau titisan Adam dan Hawa yg suci..sebelum engkau kulahirkan ke dunia terang penuh dosa n cobaan..!! Apakah kau sanggup mnjalani khidupan dalam keadaan suka maupun duka. Serta menjalani semua perintahku dan menjauhi semua laranganku? Dan Apa bila kau menyanggupi persyaratan itu maka akan ku selamatkan kau terlahir di dunia..tpi seandainya kau tidak menyanggupi persyaratan itu maka kau akan ku ambil kembali….”
Sahut raga dengan penuh keyakinan..” sang cahya suci ijinkan hamba untuk menatap, mersakn, dan mnjlankan khidupan di dunia yg penuh cobaan itu bersama keluarga hamba, dan hamba akan berjanji sanggup menjalani perintahmu dan menjauhi semua laranganmu..”
Cahaya suci: “baiklah kalau itu janjimu..maka akan kuizinkn kau untuk lahir kedunia. Manfaatkanlah apa yg ada di udara, di atas tanah dan di air sebagai sumber kehidupanmu. Dan pula engkau hidup hrus dgn tetesan keringat di mukamu.”
Maka tak lama kemudian aku bersuara “A” dan ku keluarkan tangisan pertama di alam terang benderang,, sejenak Tanya.”kenapa seluruh keluargaku tersenyum sedangkn aku menagis??” terpancar sinar kebahagiaan ibu, ayah, dan seluruh keluargaku,,!! Sejenak pula taruh kharapku…di sepanjang kehidupan ku kan slalu berbuat baik, berbakti kpada org tua, serta kepada agama,,hingga akhir napasku,,kalian yg kutinggalkan menangis dan aku tersenyum…!!!
" Renungan duniaku" Inikah hidup?? Sering aku berpikir begitu,,Hanya siklus acara demi acara. Atau hidup ini memang acara itu sendiri?? Lalu apakah tujuan hidup itu?? Datang. Ada. Lalu pergi lagi. Hilang tak berbekas. Inikah yang dinamai hidup?? Kalau bukan, lalu bagaimanakah yang dinamai Hidup?
" Sadarkan renungan Duniaku"
sejurus Kemudian aku sudah terbenam dalam kesunyian..
Allahu Akbar!!! Allahu Akbar!!! Hayya Alassalah...Haya Alalfalah!! Haya Alalfalah!!
bergetarlah rasanya jiwaku dalam menadahkan tanganku ke atas. Kupejamkan Mataku. Segala panca indra kututup. Seluruh jiwa kupusatkan ke hadirat Illahi.
Allahu Akbar Kabirau, walhamdulillahi kassirau...meluncurk
شاب لا أنحني أبدا لألتقط من سقط من نظري .أنا احب بشوق واكره بعنف أدوس
على من يعتبرني ذليله له .قد يستغرب القارىء من كلماتي وقد يرميني البعض
بجنون الفلسفه فكيف لي ان اجمع بين نقيضين في جسد واحد ؟ ولكن هذا واقعي
وهكذا أنا احيا بقلب طفله وعقل إمرأه ..سأبقى كبيره في عين نفسي ولن
...اجرح من جرحني ولن احقد عليه ولن اقابل الجرح بجرح فأنا اكبر بكثير من هذه الحركات الصيبيانيه فطبعي الوفاء وأخلاقي في أعالي السما
0 komentar:
Posting Komentar